Saturday, May 2, 2020

Mendorong Proyek Energi Terbarukan

KONTAN.CO.ID -SURABAYA. PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) terus menggalakkan pemakaian Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam menghasilkan listriknya.

Direktur Penting PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Iwan Agung Firstantra menjelaskan, dari keseluruhan kemampuan dipasang sebesar 14.000 Mega Watt (MW) listrik yang dibuat, seputar 8, 9% atau sama dengan 1.250 MW dibuat dengan EBT."Ada seputar 700 MW sampai 800 MW lagi, masih dikonstruksi, dalam tempo dekat akan ditingkatkan, " jelas Iwan selesai pembukaan PJB Connect 2019 di Kantor PJB, Selasa (29/10).

Selanjutnya dia menerangkan, PJB tengah lakukan eksperimen co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton. Mengenai eksperimen ini gantikan beberapa batu bara dengan kayu atau wood palet. Perubahan selama ini, eksperimen dengan cara setahap s/d volume 3% dari sasaran 5%.

Sekarang, PJB tengah lakukan analisis serta eksperimen untuk PLTU type Circulating Fluidized Bed (CFB) di Sumatera. CFB ini dapat lakukan co-firing sampai 30% dengan memakai cangkang kelapa sawit atau biomass yang lain. Mengenai kemampuan di Sumatera 510 MW.



Disamping itu, implikasi EBT yang lain sudah dilaksanakan di Pembangkit Listrik Tenaga Air Cirata (PLTA), berbentuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 1 MW. Implikasi EBT ini dibuat untuk pusat studi.Gagasan ke depan akan dibuat PLTS terapung di waduk Cirata. Bila PLTS terapung di Cirata itu bisa produksi, nanti akan dipakai ke semua dam yang berada di Indonesia. "Kami telah memetakan semua Dam yang berada di Indonesia, telah ada studinya, " imbuhnya.

Selain itu, untuk tingkatkan produksi listrik di PLTA Cirata, PJB memodifikasi cuaca untuk mengoptimalkan curah hujan. Asal tahu saja, curah hujan jadi sumber PLTA Cirata. Kecuali di Cirata, eksperimen EBT tengah dilaksanakan di PLTA di Tulungagung.

Dalam peluang yang sama Dirjen Ketenagalistrikan Energi serta Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM) Rida Mulyana mengemukakan, renewable energi serta new energi jadi hal yang tidak dapat dihindarkan lagi. "Permasalahan peralihan ini harus dipercepat, " papar Rida, Selasa (29/10). Untuk percepat peralihan ini, tiap PLTU yang diurus PJB diinginkan mempunyai PLTS. PJB diharap dengan selekasnya mengakhiri PLTS di PLTA Cirata.

Rida juga minta PJB untuk selekasnya manfaatkan waduk-waduk yang ada untuk PLTA, mengingat faksinya telah mengulas dengan PU Perairan tentang ini. Berkaitan peraturan, Rida katakan faksinya siap memberi beberapa suport seperti perubahan ketentuan atau stimulan.

Lewat Rida, Menteri ESDM Bijakin Tasrif menyarankan PJB untuk manfaatkan PLTS di rooftop serta terus mencampurkan energi pembangkit listrik dengan biomassa sesuai tehnologi yang dipunyai PJB sekarang.

No comments:

Post a Comment